Pansus IV Diingatkan Jangan Coba-coba Main Mata Soal LP2B Kabupaten Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOROTAN ELANG UTARA | Kabupaten Bekasi – Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Kabupaten Bekasi mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang akan dijadikan Peraturan Daerah (Daerah). Kendati demikian, anggota pansus diingatkan agar jangan main mata terhadap kepentingan para developer.

Ketua Pansus IV DPRD Kabupaten Bekasi Ahmad Faisal mengatakan, pembahasan tentang LP2B sudah masuk tahapan. Kata Ia, saat ini sedang dibahas bersama Dinas Pertanian, Disperkimtan dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang serta BPN Kabupaten Bekasi.

“Ya, hari ini kita baru memulai expos terkait dengan pansus 4 yaitu tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) bahwa hari ini kita berdiskusi dengan Dinas Pertanian Dinas Cipta karya dan Disperkimtan dan BPN dan juga konsultan serta KTNA,” kata Faisal usai rapat, Rabu (19/03/25).

Ia menegaskan, akan fokus mengawal LP2B agar selesai di tahun 2025 ini. Pasalnya, Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi paling telat untuk pengesahan Perda tentang LP2B. Karenanya, kali ini pansus IV berkonsentrasi harus tuntas.

Baca Juga :  Penyaluran Oprasi Pasar Bersubsidi di Kecamatan Cikarang Barat di warnai Kericuhan

“Kalau proses pembahasan masih dinamis tapi secara akumulasi kita sesuai dengan aturan yang berlaku dan instruksi dari beberapa permen dan PP terkait dengan LP2B dan hari ini kita munculkan di angka kurang lebih 35 ribuan sekian,” kata Ia.

“Mungkin nanti kita diskusi kalau memang ada penambahan yang jelas kalau aturan dari ATR BPN itu 87% dari LBS. LBS itu lahan baku sawah yang kurang lebih 35 ribuan tetap kita acuan nya dari aturan yang ada,” ungkapnya.

Ahmad Faisal menegaskan, kalau bisa tambah itu bisa lebih baik. Karena hal ini menentukan sekian tahun kedepan. “Kalau memang kita tidak kita jagain ini nanti kita akan darurat pangan,” ujarnya.

Sementara, Penggiat sungai dan lingkungan Samanhudi yang disapa KiJaga Kali mengingatkan agar pansus IV tidak main mata dalam pembahasan Raperda LP2B. Pihaknya berjanji bakal intens mengawal sampai disahkannya Perda tentang LP2B di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Kapolsek Tarumajaya Berikan Bantuan Sosial kepada Warga Terdampak Banjir

Ia juga menegaskan, bahwa lahan basah di wilayah Kabupaten Bekasi sudah banyak yang alih fungsi yang menyebabkan kan Tata Ruang Kabupaten Bekasi semakin kacaw.

Terlebih, pada tahun 2021 Kementrian ATR/BPN telah menerbitkan tentang Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Pada tahun 2024 Dinas Pertanian melakukan sinkronisasi dengan RTRW Kabupaten Bekasi dan BA Klarifikasi LSD dan usulan KP2B Kabupaten Bekasi yang menghasilkan luas KP2B yaitu 37.245,22 Hektar.

“Pansus empat jangan coba-coba main mata mengurangi hasil kajian dari eksekutif, kami akan mengawal sampai disahkannya Perda tentang LP2B,” tandasnya.

Indikasi main mata lanjut KiJaga Kali, aromanya nampak terlihat. Hal itu bisa diketahui dari jadwal kegiatan Pansus IV yang ditugaskan merancang Rancangan Peraturan Daerah tersebut.

“Korelasi apa?, kalau para pengusaha atau developer ikut dalam agenda kegiatan Pansus. Kami ingatkan semua anggota Pansus IV agar jagan coba coba main mata,”pungkasnya.

Penulis : Madrawi

Berita Terkait

Aliansi Ormas Bekasi Komitmen Dukung Prabowo Ciptakan Iklim Investasi aman dan kondusif di Kabupaten Bekasi
Wow!!! Pria Asal Kebumen, Mudik Dari Jakarta Menggunakan Sepeda
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menggelar acara buka bersama jajaran pengurus dan Ranting, PAC Kabupaten Bekasi.
PWI Jabar Tetap Solid di Bawah Kepemimpinan Hilman Hidayat
Sikapi Teror Jurnalis Tempo, Ketum IWO Indonesia NR Icang Rahardian Kutuk Keras dan Minta Kapolri Turun Tangan
Penyaluran Oprasi Pasar Bersubsidi di Kecamatan Cikarang Barat di warnai Kericuhan
Yayasan KI Jaga Kali Dukung Perda LP2B Kabupaten Bekasi.
Aliansi Ormas Bekasi bersama Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Bagikan 400 Takjil ke Pengguna Jalan di Jembatan Tegal Danas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 April 2025 - 03:18 WIB

Aliansi Ormas Bekasi Komitmen Dukung Prabowo Ciptakan Iklim Investasi aman dan kondusif di Kabupaten Bekasi

Jumat, 28 Maret 2025 - 05:03 WIB

Wow!!! Pria Asal Kebumen, Mudik Dari Jakarta Menggunakan Sepeda

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:31 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menggelar acara buka bersama jajaran pengurus dan Ranting, PAC Kabupaten Bekasi.

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:15 WIB

PWI Jabar Tetap Solid di Bawah Kepemimpinan Hilman Hidayat

Sabtu, 22 Maret 2025 - 12:48 WIB

Sikapi Teror Jurnalis Tempo, Ketum IWO Indonesia NR Icang Rahardian Kutuk Keras dan Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terbaru

Uncategorized

Wow!!! Pria Asal Kebumen, Mudik Dari Jakarta Menggunakan Sepeda

Jumat, 28 Mar 2025 - 05:03 WIB

Uncategorized

PWI Jabar Tetap Solid di Bawah Kepemimpinan Hilman Hidayat

Minggu, 23 Mar 2025 - 19:15 WIB